Pj Gubernur Aceh Ingatkan Bupati/Wali Kota Soal Ini dalam Rakor Persiapan PON

IMG 20240704 202016
Pj. Gubernur Aceh Bustami saat Rakor Persiapan Pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut yang dihadiri sejumlah Bupati/Wali Kota di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh, Kamis, 4 Juli 2024. Foto: Humas Pemerintah Aceh

Banda Aceh – PON Aceh-Sumut dijadwalkan akan dibuka oleh Presiden RI pada 8 September 2024 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. PON XXI/2024 mempertandingkan 33 cabang olahraga di 10 kabupaten/kota wilayah Aceh. Diperkirakan 13.000 orang dari 37 provinsi akan menghadiri PON di Aceh.

Pj. Gubernur Aceh, Bustami, mengingatkan pelaksanaan PON menunggu hitungan hari, sehingga seluruh persiapan harus dipastikan berjalan sesuai rencana. Hal itu disampaikan Bustami dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan PON XXI di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kamis, 4 Juli 2024. Rakor itu diikuti Pj. Sekda Aceh Azwardi, para asisten sekda serta kepala SKPA terkait dan Pj. Bupati/Wali Kota terkait.

“Dengan waktu yang sangat mepet, saya yakin, dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita akan bisa menyukseskan PON 2024, karena ini akan menjadi catatan sejarah yang akan kita wariskan,” kata Bustami.

Bustami mengingatkan para Pj. Bupati dan Wali Kota di Aceh agar menjaga komunikasi yang baik dan tetap solid dalam persiapan penyelenggaraan PON Aceh-Sumut. Menurut Bustami, pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dengan seluruh stakeholder dalam menyukseskan pelaksanaan PON.

Pj. Gubernur minta Bupati/Wali Kota mempromosikan dan menyemarakkan persiapan dan pelaksanaan PON di masing-masing kabupaten/kota. Di antaranya, pemasangan spanduk, baliho di kantor dan fasilitas umum, stiker pada kendaraan dinas dan pemakaian pin bagi seluruh ASN di pemerintah kabupaten/kota.

Pihak terkait diminta mempersiapkan dan mengedukasi masyarakat agar bersikap sebagai tuan rumah yang baik dan ramah sesuai adat Aceh pemulia jamee.

Bustami meminta Bupati/Wali Kota serta pihak terkait lainnya mengoordinasikan dan mengaktifkan UMKM lokal di kabupaten/kota untuk terlibat dalam perhelatan PON sebagai stimulus bagi ekonomi rakyat.

Mereka juga diminta ikut terlibat langsung dalam melakukan pemantauan kesiapan penyelenggaraan dan pembangunan venue di masing-masing kabupaten/kota untuk memberi solusi percepatan dan penanganan permasalahan yang menjadi kewenangan masing-masing. Baik yang bersumber dari APBN, APBA, dan APBK.

Pj. Gubernur juga menyerahkan langsung SK untuk Bupati dan Wali Kota selaku Ketua Panitia Daerah pada pelaksanaan PON XXI/2024. Tugas harus dilakukan antara lain memimpin dan mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan PON di masing-masing kabupaten/kota.

Penerima SK juga diminta membentuk Panitia Pendukung Daerah dan menyusun rencana kerja yang mendukung penyelenggaraan PON XXI/2024. Bupati/Wali Kota juga diminta melakukan pengawasan langsung dan evaluasi serta melaporkan hasilnya kepada Pj. Gubernur selaku Ketua Umum PB PON. []

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy