Pemkab Aceh Tengah Kucurkan Rp1,5 Miliar Bantuan Pembersihan Rumah Terdampak Bencana

Kapolri
Kapolri menyerahkan bantuan untuk Aceh Tengah kepada Bupati Haili Yoga. Foto: Line1.News/Roni

Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengucurkan bantuan sebesar Rp1,5 miliar untuk biaya pembersihan rumah masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengatakan bantuan tersebut bersumber dari Baitul Mal setempat. Bantuan ini bersifat sementara namun sangat penting untuk membantu masyarakat membersihkan rumah dan memulai kembali aktivitas pascabencana.

“Bantuan ini membantu masyarakat untuk membersihkan rumah yang terdampak bencana. Selain itu, kita juga terus membagikan beras, sandang pangan, pakaian, seragam sekolah, kain sarung, dan selimut kepada masyarakat,” ujar Haili, Senin, 15 Desember 2025.

Ia menegaskan program bantuan biaya pembersihan rumah harus tepat sasaran dan berbasis data yang akurat. Oleh karena itu, para camat diwajibkan hadir aktif dalam pendataan serta melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

“Pak camat wajib hadir, mendata, dan mensosialisasikan program ini. Kami harapkan ada informasi yang riil di lapangan, baik untuk data rumah hunian sementara maupun hunian tetap. Camat juga diminta melaporkan kondisi desa setiap hari, maksimal pukul 17.00 WIB.”

Ketua Komisioner Baitul Mal Aceh Tengah Azkia Umar menjelaskan bantuan yang disalurkan berupa uang tunai untuk biaya pembersihan rumah masyarakat terdampak, baik kategori ringan, sedang, maupun berat.

“Insya Allah, kita akan membantu melalui program bantuan tunai pembersihan rumah terdampak. Kita upayakan menjangkau seluruh kecamatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, mekanisme penyaluran dilakukan secara berjenjang mulai dari pendataan oleh reje, diteruskan ke camat, dan diverifikasi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Selanjutnya, bantuan akan disalurkan melalui posko-posko kecamatan, dengan penerima manfaat hadir langsung untuk menerima bantuan.

“Total anggaran yang kita alokasikan sebesar Rp1,5 miliar dan akan dicairkan secepatnya.”

Sebagai informasi, berdasarkan data sementara, jumlah rumah warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah mencapai 4.133 unit.

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy