Aceh Utara – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Sultanah Nahrasiyah (Suna) Lhokseumawe membantu warga Gampong Pulo Barat, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, memanen cabai di lahan milik pemuda setempat, Rabu, 3 Desember 2025.
Lahan tersebut milik Junaidi, pemuda Gampong Pulo Barat lulusan Sarjana Pertanian yang juga berperan sebagai operator desa. Dengan kapasitas keilmuannya di bidang pertanian, Junaidi berhasil mengelola kebun cabai yang menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat setempat.
Berbeda dengan sejumlah wilayah Sumatra yang terdampak banjir hingga memengaruhi komoditas pertanian, kebun cabai milik Junaidi tidak terdampak. Kondisi ini membuat hasil panen tetap stabil, sementara harga cabai di pasaran mengalami kenaikan akibat menurunnya pasokan dari daerah lain yang terdampak bencana.
“Alhamdulillah, kebun kita di sini aman. Banyak daerah lain yang hasil pertaniannya rusak karena banjir, makanya harga cabai naik. Jadi, panen kali ini benar-benar membantu,” ujar Junaidi, dalam keterangan dikirim mahasiswa KPM UIN Suna Lhokseumawe kepada Line1.News, Kamis (4/12).
Mahasiswa KPM membantu proses panen mulai dari memetik, memilah, hingga menyiapkan cabai untuk dipasarkan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan langsung bagi petani lokal, sekaligus memberikan pengalaman lapangan terkait kondisi pertanian masyarakat.

[Mahasiswa KPM UIN Suna Lhokseumawe membantu warga Gampong Pulo Barat memanen cabai, Rabu, 3 Desember 2025. Foto: Istimewa]
Ketua KPM, Bayu Syahputra, mengatakan kegiatan ini wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam membantu masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.
“Kami sangat senang bisa terjun langsung membantu Bang Junaidi. Ini bukan hanya kegiatan panen, tapi juga kesempatan belajar tentang bagaimana petani menghadapi perubahan harga dan kondisi alam,” ujar Bayu.
Sekretaris KPM, Rafika, menambahkan kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa dan pemuda desa. “Sekaligus mendorong semangat wirausaha pertanian di kalangan generasi muda”.
Kegiatan panen berlangsung dengan suasana akrab dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan masyarakat dapat terus bersinergi dalam mengembangkan potensi pertanian Gampong Pulo Barat, terutama di tengah kenaikan harga cabai dampak banjir di beberapa wilayah Sumatra.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy