Kasus Polwan Bakar Suami Akibat Judi Online, Ini Komentar Pengamat Psikologi Forensik

Ilustrasi. Foto: Istockphoto
Ilustrasi. Foto: Istockphoto

Jakarta – Pengamat Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menyoroti fenomena polisi wanita (polwan) yang membakar suami yang juga polisi hingga tewas di Mojokerto, Jawa Timur.

Reza Indragiri tak menampik kalau pembunuhan yang dilakukan Briptu FN tergolong kasus serius.

“KDRT [Kekerasan Dalam Rumah Tangga], apalagi pembunuhan, memang serius. Tapi hitam putihnya pidana di situ sudah sangat jelas. Siapa pelaku, siapa korban, terang benderang,” ujar Reza dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Senin, 10 Juni 2024.

Namun, Reza juga prihatin terkait fenomena kecanduan judi online yang dialami anggota polisi.

“Yang semakin memprihatinkan adalah candu judi online di kalangan personel polisi. Ketika Polri konon sibuk melakukan penindakan terhadap judi online, justru anggotanya sendiri main judi online. Padahal itu pun pidana,” ungkapnya.

Menurut Reza, hal itu berimbas pada kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum oleh polisi, yang menjadi dipertanyakan oleh masyarakat.

Karena itu, kata Reza, Polri sebagai lembaga tidak bisa lepas tangan terkait tingkah laku personelnya.

“Anggaplah institusi Polri tidak bertanggung jawab langsung atas kelakuan personelnya itu. Tapi karena perilaku bermasalah bahkan adiksi itu tak terpisahkan dari kerja perpolisian si personel, maka kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum si personel tentu terimbas. Pada titik itulah, secara tidak langsung, Polri sebagai lembaga tidak bisa berlepas tangan,” ujarnya.

Reza menduga polisi yang mengalami masalah candu judi online tidak hanya satu orang.

“Konkretnya, berapa besar? Polri punya data estimasinya? Data itu dibutuhkan sebagai dasar bagi kita untuk menentukan apakah, secara ironis, personel polisi justru termasuk dalam kelompok rentan,” ujarnya.

Jika semakin banyak polisi yang kecanduan judi online, kata Reza, kian besar pula penurunan kualitas layanan bagi masyarakat.

Baca: Polwan Bakar Suaminya yang Polisi Gegara Kesal Habiskan Uang Belanja untuk Judi Online

Sebelumnya, polisi mengungkapkan motif anggota Polwan Briptu FN yang diduga membakar suaminya, Briptu RDW di Mojokerto, Jawa Timur pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Dirmanto menyebut Briptu FN kesal kepada suaminya karena sering menghabiskan uang untuk judi online.

Dikutip dari laman Humas Polri, Kombes Dirmanto mengatakan hasil pemeriksaan polisi, kejadian diawali dari cekcok keduanya usai korban pulang dari Polres Jombang.

Cekcok kemudian berlanjut dengan aksi Briptu FN menyiram bensin ke muka dan tubuh suaminya tersebut.

Sementara itu, tidak jauh dari tempat kejadian perkara, terdapat sumber api yang kemudian terpercik dan akhirnya membakar korban.

Briptu FN sempat menolong dan membawa Briptu RDW ke rumah sakit dibantu oleh beberapa tetangga. Namun, saat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, Briptu RDW yang mengalami luka bakar 96 persen, menghembuskan napas terakhir pada Minggu siang.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy