Januari Hingga Juni, Pengadilan Tinggi Banda Aceh Tangani 349 Perkara

Majelis hakim tingkat banding yang diketuai Syamsul Qamar, didampingi hakim anggota M. Joni Kemri, dan Taqwaddin menjatuhkan pidana lima tahun penjara untuk Muharryadi. Foto: Istimewa
Majelis hakim tingkat banding yang diketuai Syamsul Qamar, didampingi hakim anggota M. Joni Kemri, dan Taqwaddin menjatuhkan pidana lima tahun penjara untuk Muharryadi. Foto: Istimewa

Banda Aceh – Pengadilan Tinggi Banda Aceh menangani 349 perkara sejak Januari hingga Juni 2024. Dari jumlah tersebut, kata Hakim Humas Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Taqwaddin, yang terbanyak ditangani perkara pidana mencapai 269 kasus.

Selain itu, kata Taqwaddin, pengadilan tinggi menangani 54 perkara perdata, tiga perkara anak, dan 23 perkara korupsi. “Perkara terbanyak yang ditangani Pengadilan Tinggi Banda Aceh yaitu pidana dengan klasifikasi narkotika,” sebut Taqwaddin kepada Line1.News, Jumat, 5 Juli 2024.

8 Terdakwa Kasus Narkotika Dihukum Mati oleh Pengadilan Tinggi Banda Aceh

Sementara, dari 23 kasus korupsi yang telah ditangani, terdapat 11 putusan memperberat putusan pengadilan negeri.

Terakhir, Taqwaddin menyebutkan, dari total kasus, Pengadilan Tinggi Banda Aceh telah menghukum delapan terdakwa dengan pidana mati. Para terdakwa ini divonis hukuman mati dalam kasus narkotika.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy