Cita Rasa Iduladha: 5 Hidangan Lezat dari Berbagai Penjuru Dunia

Nasi Mandi
Nasi Mandi dari Yaman. Foto: Banana Leaf

Iduladha bukan sekadar tentang ibadah kurban, tapi juga tentang kebersamaan. Momen ini mempertemukan keluarga dan tetangga, duduk bersama menikmati hidangan yang dimasak dari hasil kurban. Tak heran, makanan menjadi bagian penting dalam merayakan hari besar ini.

Meski makna Iduladha sama, cara tiap negara menyajikan hidangan kurban berbeda-beda. Dari bumbu hingga teknik memasak, semuanya mencerminkan kekayaan budaya masing-masing.

Berikut lima hidangan khas Iduladha dari berbagai negara yang menggoda selera:

1. Tagine – Semur Aromatik dari Maroko dan Afrika Utara

Tagine bukan hanya milik Maroko, tapi juga populer di Aljazair, Tunisia, dan Libya. Dimasak dalam pot tanah liat khas, tagine menyuguhkan daging sapi, unggas, atau ikan yang dimasak perlahan bersama sayur, kacang-kacangan, dan kuah kental bernama *deghmira*. Aromanya kaya, teksturnya lembut, cocok disantap hangat-hangat bersama keluarga.

2. Mansaf – Hidangan Ikonik Yordania yang Sarat Makna

Mansaf adalah sajian kebanggaan Yordania. Daging domba dimasak dengan kaldu yogurt kering bernama *jamid*, disajikan di atas nampan besar bersama nasi atau roti. Tak lupa taburan kacang almond dan pinus. Lebih dari sekadar makanan, mansaf adalah simbol persatuan dan penghormatan terhadap tamu.

3. Fatteh – Roti, Daging, dan Kehangatan dari Mesir

Nama ‘fatteh’ berasal dari kata Arab yang berarti remah. Hidangan ini memadukan potongan roti pipih panggang, buncis rebus, nasi berbumbu, daging, dan saus tomat. Disusun dalam mangkuk besar, fatteh menghadirkan lapisan rasa yang menggugah dan mengundang keakraban.

4. Nasi Mandi – Sajian Beraroma dari Jazirah Arab

Nasi mandi terkenal di Yaman dan menyebar hingga ke berbagai wilayah Arab. Daging domba, kambing, atau ayam dimasak dalam oven tanah liat tradisional, lalu disajikan dengan nasi berbumbu rempah hawaij. Proses memasaknya bisa memakan waktu hingga delapan jam—hasilnya daging yang empuk dan kaya rasa.

5. Kabuli Pulao – Nasi Berbumbu dari Afghanistan

Kabuli pulao adalah perpaduan nasi, wortel, kismis, dan daging berbumbu yang dimasak perlahan. Kacang almond dan pistachio memberi sentuhan manis dan renyah, sementara roti naan jadi pelengkap setia. Hidangan ini bukan hanya lezat, tapi juga penuh nostalgia bagi banyak keluarga di Afghanistan.

Itulah lima sajian khas Iduladha dari berbagai belahan dunia. Makanan tidak hanya mengenyangkan, tapi juga menyatukan. Dan di hari yang suci ini, tak ada yang lebih indah selain berbagi kehangatan di atas meja makan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy