BPS: Nilai Ekspor Aceh Januari 2026 Turun, Batubara Masih Dominan

Ilustrasi batu bara
Ilustrasi batu bara. Foto: Istimewa/net

Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor barang asal Aceh Januari 2026 sebesar 47,58 juta dolar Amerika Serikat (USD). Angka ini mengalami penurunan sebesar 20,29 persen dibandingkan Desember 2025, dan turun 6,43 persen dibandingkan Januari 2025.

“Pada Januari 2026, nilai ekspor Aceh senilai 47,58 juta USD. Angka ini turun sebesar 20,29 persen dibandingkan ekspor Desember 2025 dan turun 6,43 persen dibandingkan Januari tahun lalu,” kata Kepala BPS Aceh, Agus Andria, Senin, 2 Maret 2026.

Agus menjelaskan komoditas yang diekspor melalui pelabuhan di Aceh senilai 42,87 juta USD atau sebesar 90,09 persen terhadap total ekspor komoditas asal Aceh.

“Sedangkan sisanya diekspor melalui pelabuhan di provinsi lain, sebagian besar dieskpor melalui Provinsi Sumatra Utara, yaitu sebesar 4,65 juta USD,” ujar dia.

Baca juga: BPS: Aceh Deflasi 0,24 Persen pada Februari 2026, Inflasi Tahunan Capai 6,94 Persen

Eskpor asal Aceh pada Januari 2026 paling besar ditujukan ke negara India dengan komoditas utama berupa batubara senilai 41,35 juta USD. Peringkat kedua adalah Jepang senilai 2,34 juta USD dengan komoditas utama berupa bahan anyaman nabati.

Negara ketiga ekspor barang asal Aceh, yakni Amerika Serikat senilai 1,76 juta USD, dengan komoditas utama kopi dan rempah-rempah.

Secara komoditas, batubara masih menjadi penyumbang terbesar ekspor Aceh pada Januari 2026, dengan nilai mencapai 40,97 juta USD atau setara 86,12 persen dari total nilai ekspor.

“Komoditas terbesar selanjutnya adalah kopi dan rempah-rempah, bahan anyaman nabati, serta berbagai produk kimia,” kata Agus.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy