Azhari-Ermiati TMS, Pilkada Lhokseumawe 2024 Tanpa Paslon Perseorangan

Abdul Hakim, Ketua KIP Lhokseumawe. Foto: @kip.lsw

Lhokseumawe – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe menyatakan bakal pasangan calon (paslon) perseorangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, H. Azhari, S.T., M.S.M., dan Hj. Ermiati Hamidah, S.Sos., Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Pasalnya, setelah menyerahkan syarat dukungan ke KIP, bakal paslon itu gagal mengunggah (upload) berkas dukungan ke aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) hingga batas akhir pada 15 Mei 2024.

“Setelah penyerahan (berkas syarat dukungan dalam bentuk) hard copy dan soft copy, diberikan kesempatan 3×24 jam untuk meng-upload berkas-berkas dukungan tersebut ke Silon. Tapi, sampai batas waktu, 15 Mei 2024, mereka tidak berhasil meng-upload ke Silon, sehingga dinyatakan TMS,” kata Ketua KIP Lhokseumawe, Abdul Hakim, dikonfirmasi line1.news via telepon, Senin (20/5).

Dengan demikian, Abdul Hakim memastikan tidak ada paslon perseorangan Wali Kota-Wakil Wali Kota pada Pilkada Lhokseumawe tahun 2024. Sebab, Azhari-Ermiati satu-satunya bakal paslon jalur independen yang menyerahkan syarat dukungan ke KIP, tapi akhirnya dinyatakan TMS.

Sebelumnya, Azhari dan Ermiati Hamidah menyerahkan syarat dukungan ke KIP, Ahad, 12 Mei 2024, malam.

Sedangkan bakal paslon Muklis Azhar dan Lailan Fajri Saidina datang ke Kantor KIP Lhokseumawe, Senin (13/5), dinihari. Karena melewati batas waktu, KIP Lhokseumawe tidak menerima penyerahan syarat dukungan bakal paslon perseorangan Muklis Azhar-Lailan Fajri Saidina.

“Yang mengambil akun Silon ada dua pasangan, Pak Azhari berpasangan dengan Ibu Ermiati dan Bapak Muklis Azhar pasangan dengan Lailan Fajri Saidina. (Hingga batas akhir penerimaan) yang menyerahkan dukungan satu pasangan (Azhari-Ermiati). Satu (pasangan) lagi melewati batas waktu, kita tidak bisa menerima,” kata Ketua Divisi Teknis KIP Kota Lhokseumawe, T. Marbawi, kepada para wartawan di kantornya, Senin (13/5), dinihari.

Syarat dukungan bakal paslon perseorangan Azhari-Ermiati diserahkan kepada KIP Lhokseumawe oleh Ermiati bersama timnya. Sedangkan Azhari yang merupakan Ketua DPD PAN Kota Lhokseumawe tidak datang ke kantor KIP lantaran sedang mengikuti kegiatan di DPP PAN di Jakarta.

“Syarat dukungan kita yang diserahkan Ibu Ermiati bersama tim sebanyak 6.003 dukungan, tersebar di empat kecamatan se-Kota Lhokseumawe,” kata Azhari dihubungi line1.news, Senin (13/5), pagi.

Sebelumnya, KIP Lhokseumawe telah mengumumkan bahwa bakal paslon perseorangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe harus didukung paling sedikit tiga persen dari jumlah penduduk Lhokseumawe, yaitu 5.883 dukungan. Dukungan tersebut tersebar paling sedikit 50 persen dari jumlah kecamatan yang ada di Kota Lhokseumawe, yakni dua kecamatan.

Penyerahan dukungan dilaksanakan lima hari, 8-12 Mei 2024, sampai pukul 23.59 WIB, di Aula Kantor KIP Lhokseumawe.

Baca: Hanya Satu Bakal Paslon Perseorangan Wali Kota-Wakil Wali Kota Lhokseumawe Serahkan Syarat Dukungan ke KIP KIP.[](Rma)

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy