ACEH TIMUR – Menjelang Idulfitri 1447 H, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky memastikan stok BBM di wilayahnya aman. Namun, warga harus bersiap menghadapi lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar.
Hal ini terungkap saat Bupati bersama Kapolres Aceh Timur, AKBP Iwan Kurniadi, melakukan sidak ke SPBU Kemuning dan Pasar Peureulak, Rabu, 18 Maret 2026.
BBM Aman, Warga Diminta Jangan Panik
Bupati menegaskan tidak ada kelangkaan BBM. Di SPBU Kemuning, pasokan rutin masuk 16 ton sekali pengisian. Ia meminta warga tidak termakan isu hoaks yang memicu antrean panjang (panic buying).
“Stok aman terkendali. Kalau ada antrean, itu masih batas wajar, bukan karena langka,” tegas Al-Farlaky, dalam keterangannya, Kamis (19/3).
Harga Pangan Mulai Melambung
Kontras dengan BBM, harga pangan di Pasar Peureulak mulai merangkak naik. Beberapa komoditas yang melonjak di antaranya:
• Cabai Rawit: Rp60.000/kg
• Minyak Goreng Curah: Rp22.000/kg
• Beras Premium: Rp230.000/sak
• Udang: Rp120.000/kg
Pemerintah akan Tegur Agen Nakal
Merespons kenaikan ini, Pemkab Aceh Timur akan menyurati agen penyalur agar tidak menaikkan harga sepihak. “Jika imbauan tidak diindahkan, kami akan beri teguran keras,” pungkas Bupati.
Kenaikan ini diakui cukup memberatkan, terutama bagi warga yang baru saja terdampak musibah banjir. Pemerintah berharap harga kembali stabil agar daya beli masyarakat tetap terjaga hingga hari raya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy