Tapaktuan – Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menyebutkan kesenian tradisional debus hampir merata di setiap kecamatan di kabupaten tersebut.
Saat ini, kata politisi Gerindra itu, tercatat sekitar 45 sanggar debus yang terdata, tetapi 80 persen tidak aktif akibat kurangnya perhatian dan pembinaan selama ini.
”Festival ini adalah salah satu solusi yang kita tawarkan guna merangkul kembali semangat dan kecintaan terhadap budaya kesenian warisan leluhur ini,” ujar Mirwan saat menutup Festival Debus Aceh Selatan 2025, Selasa, 16 September 2025, dikutip dari Laman Pemkab Aceh Selatan.
“Dan [festival ini] bukti kehadiran Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk kembali membangkitkan semangat dan gairah festival-festival seni budaya di Aceh Selatan,” imbuhnya.
Menurut dia, Rapai Daboh (debus) merupakan kesenian kebanggaan Aceh Selatan yang kerap diperlihatkan pada event-event bergengsi.
Karena itu, Mirwan berharap lewat festival semacam itu, Rapai Daboh terus eksis dan berkembang hingga masa-masa mendatang.
Dia menyebutkan Festival Debus Aceh Selatan itu diproyeksikan menjadi agenda budaya tahunan bergengsi dan momentum penting bagi pelestarian kesenian budaya di kabupaten tersebut.
Dia juga berharap masyarakat Aceh Selatan selalu bangga dengan budaya sendiri.
”Jangan sampai pengaruh teknologi dan budaya asing memudarkan budaya kesenian yang telah menjadi identitas dan ciri khas kita.”
Festival Debus Aceh Selatan 2025 berlangsung sejak 9 hingga 16 September 2025 di Alun-Alun Tapaktuan. Di penutupan festival, Mirwan ikut membagikan hadiah bagi para pemenang.
Juara pertama diraih Grup Peluet Aulia dari Kecamatan Samadua, juara dua Mutiara Sakti dari Indra Damai, dan juara tiga Keumala Sakti juga dari Indra Damai.
Selanjutnya juara keempat hingga enam masing-masing Peudeng Pusaka dari Aceh Barat Daya, Meukuta Alam dari Kota Bahagia, dan Cahaya Baru dari Kluet Utara.
Selain itu beberapa penghargaan diberikan kepada pedebus cilik Teuku Rimba Al Haska dari Peuluet Aulia, pedebus wanita terpopuler Cut Aisya dari Peluet Aulia, dan pedebus Chaidir Anwar dari Grup Peudana.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy