12 Jemaah Haji Aceh Wafat di Arab Saudi, Lima Orang Masih Dirawat

Ketua PPIH Debarkasi Aceh Azhari
Azhari, Kepala Kanwil Kemenag Aceh dan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh – Sebanyak 12 jemaah haji Aceh meninggal dunia selama pelaksanaan haji 2025 di Arab Saudi. Sementara lima orang lainnya masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Tanah Suci.

“Takdir Allah ada 12 jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi. Ada lima orang yang masih dirawat di sana,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh, Azhari, Kamis, 10 Juli 2025.

Azhari menjelaskan seluruh jemaah haji Aceh dari kelompok terbang (kloter) satu sampai 12 sudah tiba di Tanah Air. Menurutnya, semua jemaah yang sudah di Aceh dalam kondisi sehat.

Azhari menuturkan total jemaah haji Aceh yang berangkat haji tahun ini sebanyak 4.446 orang. Di mana 12 di antaranya wafat dan lima orang masih dirawat, sehingga total jemaah yang kembali ke Aceh 4.429 orang.

“Jemaah yang meninggal dunia dimakamkan di Arab Saudi. Kemudian yang sakit dirawat di rumah sakit di Makkah dan Madinah,” ungkap dia.

Dia menyebut jemaah yang masih dalam perawatan di rumah sakit akan menjadi tanggung jawab pihak Kantor Urusan Haji di Arab Saudi. Ketika jemaah telah membaik, akan dipulangkan dengan pesawat reguler.

Adapun jemaah yang dirawat di Tanah Suci adalah Nadian Risyat Mahmud, 78 tahun, dari Kloter BTJ-10 asal Aceh Utara dirawat di Rumah Sakit (RS) King Abdul Aziz, Makkah.

Selanjutnya, Muhammad Sali, 73 tahun, dari Kloter BTJ-10 asal Bener Meriah dirawat di RS King Fahd, Madinah. Kemudian, Ishak Muhammad Ali, 82 tahun, dari Kloter BTJ-10 asal Aceh Utara dan dirawat di RS King Salman, Madinah.

Lalu, Nawawi bin Muhammad Amin, 62 tahun, dari Kloter BTJ-07 asal Kota Langsa dan dirawat di RS Mousawasat, serta Basyariah Muhammad Yunan, 76 tahun, dari Kloter BTJ-07 asal Aceh Tamiang.

Sementara itu, jemaah haji Aceh 2025 yang wafat di Arab Saudi, yakni Kloter BTJ-01 atas nama Cut Nuraini, 75 tahun, asal Banda Aceh. Lalu, Habibah Haz, 76 tahun, asal Banda Aceh, dari Kloter BTJ-02.

Selanjutnya, Kloter BTJ-03, Burhanuddin Muhammad, 67 tahun, asal Banda Aceh, Kloter BTJ-04, Jamilah Hamzah, 79 tahun, asal Lhokseumawe, Kloter BTJ-05, Nurhayati Ismail, 68 tahun, Pidie Jaya, dan Syarifuddin Mahmud, 63 tahun, asal Aceh Barat Daya (Abdya).

Kloter BTJ-06, Sarullah Adamy Adat, 86 tahun, asal Aceh Selatan, dan Sabar Tukiman, 59 tahun, asal Kota Subulussalam. Selanjutnya, Kloter BTJ-07, Abdul Kadir Jailani, 89 tahun, asal Aceh Tamiang.

Kemudian, Kloter BTJ-08, Rusli Sulaiman, 62 tahun, asal Pidie dan Nurhayati Mahmud, 66 tahun, juga berasal dari Pidie. Kloter BTJ-11, yakni Nurbaiti Muhammad Saleh, 63 tahun, asal Aceh Besar.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy